• Tlp : ( 031 ) 99842200, 99842221
  • Email : tkijatim@gmail.com
upt

Berita

Gubernur Jatim Bangga Inovasi AyoKerja dan simPADU-PMI ikut Serta di Anjang United Nations Public Service Award (UNPSA) 2019

  • Selasa, 2020-05-12 - 13:14:54 WIB
  • Administrator
UPT

Kementerian Pendayagunaan Aparatur  Negara dan Reformasi Birokrasi menyelenggarakan Awarding Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2019 di Semarang, Kamis (18/07). Dalam acara ini, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima penghargaan dari Men-Pan dan RB Syarifudin berkat empat inovasi layanan public. Dua diantaranya adalah berasal dari Dinas Tenaga KerjadanTransmigrasi, yakni Ayo Kerja dan SimPADU-PMI. Dua inovasi yang turut mengantar Gubernur Khofifah kepanggung awarding adalah Jalin Matra dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desadan Underwater Restocking dari Dinas Perikanan dan Kelautan.

Inovasi Ayo Kerja menyajikan layanan informasi, bimbingan konseling dan penempatan kerja yang dipadukan dengan pengembangan petugas fungsional pengantar kerja beserta layanan berbasis teknologi informasi. Layanan tersebut meliputi bursa kerja online, konsultasi karir online, job matching, dan bursa kerja bulanan (mini job fair). Inovasi ini telah meningkatkan jumlah lowongan kerja, dan menyajikan informasi kerja lebih efisien serta mudah diakses dengan jangkauan yang lebih luas.

Sedangkan inovasi SimPADU-PMI (Sarana Informasi dan Pelayanan Terpadu Pekerja Migran Indonesia) merupakan layanan yang berisika nsarana informasi, konsultasi dan pengaduan yang terintegrasi dengan layanan pelatihan/sertifikasi serta Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) pekerja migran Indonesia.Inovasi ini dikembangkan berdasarkan kondisi layanan penempatan dan perlindungan pekerja migrant selama ini dinilai rumit dan birokratis, mahal, serta kurangnya pemahaman alur bekerja yang aman dan prosedural masih menjadi kendala para TKI asal Jatim di luar negeri. Hal ini pula yang menyebabkan sebagian masyarakat Jatim memilih alasan jalur bekerja sebagai Pekerja Migran Non Prosedural atau menggunakan calo.

Program SimPADU-PMI ini diharapkan mampu mengurangi keterbatasan akses informasi kerja keluar negeri, membantu adanya kepastian alur, waktu dan transparansi biaya layanan dokumen melalui sarana layanan Terpadu Satu Atap (LTSA). Juga sebagai upaya pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia yang purna tugas untuk pengelolaan remitansi dan aktivitas ekonomi secara produktif melalui program Pro empowerment. Program simPADU-PMI ini diharapkan mampu mengurangi keterbatasan akses informasi kerja keluar negeri, membantu adanya kepastian alur, waktu dan trasnparansi biaya layanan dokumen melalui sarana Layanan Terpadu SatuAtap (LTSA).

Inovasi Ayo Kerja dan simPADU-PMI bukan hanya Berjaya di dalam ajanginovasi di dalam negeri, namun juga telahmemperoleh perhatian dunia.Oleh karena itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa merasa bangga dengan prestasi tersebut. “Ayo Kerja dan simPADU-PMI Pekerja Migran Indonesia, dua-duanya ini harapannya untuk mempermudah akses bagi para PMI, PekerjaMigran Indonesia.” Kata Gubernur Khofifah (majalah sdmplus Juni 2019)