• Tlp : ( 031 ) 99842200, 99842221
  • Email : tkijatim@gmail.com
upt

Berita

Meninggal di Malaysia, Keluarga TKI Asal Ngawi Terima Klaim Asuransi dari BPJS Ketenagakerjaan

  • Sabtu, 2018-10-27 - 09:37:03 WIB
  • Administrator
UPT

BPJS Ketenagakerjaan penyerahan klaim asuransi kematian sebesar Rp 85 juta rupiah dan bea siswa Rp 500 ribu rupiah setiap tahun, kepada ahli waris Agus Sumanto, yaitu Vicky Gusti Setiawan (11). Vicky merupakan pelajar SD anak almarhum Agus Sumanto Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Ngawi yang meninggal dunia di Johor Malaysia, pada tanggal 21 Agustus 2018.

Buruh bangunan itu wafat setelah dua minggu berada di negeri jiran. Vicky yang datang bersama neneknya, mengikuti prosesi penyerahan klaim asuransi JKM yang diserahkan oleh Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Krishna Syarief dan disaksikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Prov.Jatim., DR. Himawan Estu Bagijo, di kantor Disnakertrans Jatim di Surabaya, Jumat (26/10). 
 
Himawan mengatakan, pihaknya bersama Krishna menyampaikan bela sungkawa yang mendalam atas meninggalnya salah satu pahlawan devisa ini. Ada hikmah yang bisa ambil dari musibah ini antara lain, almarhum Agus Sumanto merupakan PMI yang bekerja ke luar negeri secara resmi. Sebelum berangkat sudah tercatat sebagai peserta Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (JSK) yaitu JKK dan JKM.
 
"Turut berduka cita atas musibah ini dan negara  hadir dalam kasus seperti ini. Almarhum tercatat sebagai peserta JSK dan berhak mendapatkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan yang diberikan kepada putranya sebagai ahli waris," tutur Himawan.

Krishna Syarief menambahkan, BPJS Ketenagakerjaan melalui JSK berupa asuransi JKK dan JKM yang bersifat wajib, memberikan perlindungan terhadap PMI yang bekerja di luar negeri, dengan tiga tahapan yaitu pra penempatan selama 5 bulan dan 25 bulan selama bekerja serta satu bulan pasca pulang.

Rata rata kontrak kerja PMI selama 2 tahun. Satu lagi kepesertaan asuransi Jaminan Hari Tua (JHT) bagi pekerja yang bermanfaat untuk kesejahteraan setelah tidak bekerja. "Saya himbau seluruh kaum pekerja untuk ikut program JSK dari BPJS Ketenagakerjaan, sehingga memberikan perlindungan terhadap kaum pekerja dan keluarganya, serta hari tuanya," pungkas Krishna. (pno)