• Tlp : ( 031 ) 99842200, 99842221
  • Email : tkijatim@gmail.com
upt

Berita

KEPALA UPT P3TKI SEBAGAI NARA SUMBER DALAM RAKOR PEMBERDAYAAN TKI PURNA DAN KELUARGA TKI MASA PENEMPATAN DI JAWA TIMUR

  • Kamis, 2016-02-18 - 17:00:22 WIB
  • Administrator
UPT

Surabaya (16/2). Dalam rangka mengoptimalkan dan mengembangkan kegiatan usaha TKI purna dan keluarga TKI masa penempatan di Jawa Timur, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pemberdayaan TKI purna dan keluarga TKI masa penempatan selama satu hari di ruang rapat Bhinaloka Adhikara Kantor Gubernur Jawa Timur. Rakor yang diikuti oleh enam puluh peserta yang berasal dari tujuh Kabupaten yang merupakan kantong TKI tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Kesejahteraan Masyarakat yang diwakili oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jawa Timur.

Salah satu tujuan diselenggarakannya Rakor adalah dalam rangka pemberdayaan bagi para TKI purna maupun keluarga TKI masa penempatan di Jawa Timur. Hal ini dimaksudkan agar para pejuang devisa tersebut dapat memanfaatkan hasil keringat mereka selama di negeri orang untuk kegiatan yang bersifat produktif. Bertindak sebagai narasumber dalam rakor tersebut yaitu, UPT P3TKI Disnakertransduk Provinsi Jawa Timur, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Bank UMKM Jawa Timur, dan praktisi usaha CV Kajeve Food.

Kepala UPT P3TKI Jawa Timur, Agus Heri Santoso, dalam paparannya mengingatkan kepada para peserta bahwa untuk bisa tetap survive dalam berwirausaha terutama di era MEA ini maka setiap individu wajib meningkatkan daya saingnya melalui peningkatan kompetensi diri khususnya memperbaiki sikap/perilaku kerja masing-masing. Agus juga menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur mempunyai tanggung jawab dalam memberdayakan para TKI purna mengingat bahwa pemberdayaan ini juga merupakan bagian dari perlindungan paska penempatan sebagaimana amanah UU no 23 tahun 2014.

Harapan sekaligus rekomendasi yang muncul dalam Rakor ini antara lain perlu ada semacam award bagi TKI purna yang berhasiil mengembangkan usahanya. Hal ini akan semakin memotivasi mereka yang sudah memulai usahanya dan bargi mereka yang belum merintis sama sekali. Peserta, yang sebagian besar adalah para TKI purna yang sudah mempunyai kegiatan usaha berharap Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus melakukan edukasi dan pendampingan usaha yang mereka kelola, termasuk memfasilitasi ruang pemasaran mereka.